Minggu, Agustus 09, 2009

Meraih Mimpi - Film Animasi 3D 100% buatan Indonesia

Untuk urusan membuat film, Nia Dinata memang produktif. Buktinya, kini bertindak selaku produser, Nia sedang memproduksi film animasi Meraih Mimpi bercerita tentang dunia anak dan pendidikan, yang tak kalah dari film animasi Hollywood. Benarkah?

”Sekarang sedang membuat film animasi. Judulnya Meraih Mimpi. Ceritanya tentang seorang anak yang pingin sekolah,” jelas Produser film Meraih Mimpi, Nia Dinata, Kamis (2/7), di Hotel JW Marriott Mega Kuningan Jakarta .

Meriah Mimpi saat ini masih dalam proses produksi. Rencananya, bakal tayang September 2009 mendatang. "Prosesnya sudah 2 tahun. Sekarang sudah proses pengisian suara. Mudah-mudahan selesai September 2009 mendatang," harapnya.

Nia bilang Meraih Mimpi sama bagusnya dengan film animasi produksi luar negeri.”Pastinya, film animasi Meraih Mimpi nggak kalah dari film animasi luar dan Hollywood,”katanya.

Ini proyek pertama seorang produser dan sutradara Nia Dinata. Ya, sebuah terobosan baru di dunia perfilman nasional. Dimana, Nia mengeluarkan sebuah film animasi 3D pertama di Indonesia bertajuk Meraih Mimpi.

”Saya concern dengan kondisi anak-anak di Indonesia . Makanya, saya membuat film anak-anak dalam bentuk animasi 3D, agar pesan yang disampikan cepat terserap,” ujar Nia.

Selain itu, ia melihat di Indonesia belum ada terobosan film animasi laiknya di Hollywood , Amerika. Dimana, telah melahirkan banyak film animasi yang beberapa diantaranya berhasil menjadi box office dunia. Sebut saja, Ice Age atau Madagaskar.

Film Meraih Mimpi, bakal ditayangkan perdana pada 23 Juli 2009, di Pademangan Jakarta Utara. Tapi disitu, ia hanya memperbolehkan penontonnya anak-anak jalanan yang tergabung dalam Indonesian Street Children Organization (ISCO).

”Kebetulan, saya sudah lama bekerjasama dengan ISCO. Jadi, anak-anak jalanan di ISCO saya beri kesempatan sebagai penonton film pertama animasi saya ini dengan gratis,” imbuh Nia sembari tersenyum.

Film ini adalah sebuah film animasi yang sangat menyentuh dengan cerita yang memberikan kekuatan dan harapan akan pentingnya toleransi, perjuangan, dan semangat dalam meraih cita-cita.

Dengan setting di perkampungan dan hutan pulau Batam yang juga dihuni dengan berbagai binatang khas Indonesia , membuat tampilan visualnya jadi luar biasa.. Uniknya, pengisi suara film Meraih Mimpi ini disuarakan oleh sederetan bintang profesional, seperti Gita Gutawa, Patton ‘Idola Cilik’, Cut Mini, Shanty, Indra Bekti, Uli Herdinansyah, Ria Irawan, Surya Saputra, Joko Anwar, dan Tike Priyatnakusuma.

Di film ini, Nia bekerjasama dengan Infinite Frame Works (IFW) Singapura, dengan studio animasi di Batam. Dan itu, merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Lantas, kenapa Nia yang biasanya menghasilkan film-film tema wanita (Perempuan Punya Cerita atau Arisan!), sekarang jadi pindah aliran ke dunia anak-anak?

”Di Indonesia, jumlah film anak-anak sedikit. Maka, dengan sajian yang berbeda kita mencoba untuk berkarya memberikan yang terbaik bagi anak bangsa,” jawab wanita kelahiran Jakarta , 4 Maret 1970, ini. ary -SURABAYA POST ONLINE-


'MERAIH MIMPI,' Tak Kalah Dengan Film Hollywood

Kapanlagi.com - Dalam ajang KidsFFest Indonesia 2009 yang bakal digelar 17-26 Juli mendatang, 25 film animasi dari berbagai negara akan dilombakan. Dan Indonesia, sebagai negara tuan rumah, mengajukan film animasi MERAIH MIMPI untuk diikutsertakan di dalamnya. Dan menurut Nia Dinata, film ini tak kalah mengagumkannya dengan film-film Hollywood.
"Ketika saya ke studio animasi di Batam itu luar biasa terkagum-kagum sekali karena fasilitasnya luar biasa. Ada hampir 200 anak-anak Jogja, Bandung, Solo yang direkrut di Batam untuk bikin. Dan mereka sangat kreatif dan mereka dedikasi sekali selama dua tahun pembuatannya. Tidak kalah dengan film Hollywood, saya terharu sekali," ungkap Nia saat ditemui di Burger King, Senayan City, Jaksel, Selasa (07/07) lalu.

Premier film MERAIH MIMPI sendiri dilaksanakan 8 September mendatang, dan ini bisa dibilang sebagai bukti bahwa film animasi di Indonesia bisa berkembang.

"Bukan tidak berkembang, tapi belum berkembang," ujarnya. "Dengan adanya animasi MERAIH MIMPI ini, bisa memancing orang-orang bikin film animasi picture untuk bioskop. Tentu kendalanya adalah dukungan pemerintah. Kemudian kendala alat juga mempengaruhi karena sangat mahal."

Namun begitu, Nia menuturkan juga jika yang terpenting untuk membuat film animasi adalah script yang harus dibuat oleh orang yang berpengalaman.

"Karena film animasi harus sangat menarik, harus ada grafik ceritanya, konflik, ada sub plot, harus ada naik turun supaya menarik bikin orang penasaran. Waktu MERAIH MIMPI itu juga ada komedinya, ada nilai pendidikannya, nilai lingkungan hidup, dan semuanya. Mungkin sekarang orang tidak terlalu serius menggarap film animasi," pungkasnya. (kpl/gum/npy)[KAPANLAGI.COM]

trailer : http://www.youtube.com/watch?v=1EjrjFUktH0

Tidak ada komentar: